Dari tertinggal pada dua kuarter awal hingga menutup final dengan kemenangan 46-32 atas UNDIP.

Mempertahankan gelar selalu menghadirkan tantangan yang berbeda. Setelah menjadi juara pada gelaran sebelumnya, Tim KU-40+ Putra Universitas Indonesia (UI) kembali membuktikan konsistensinya dengan menjuarai PTN Hoops Fest 2026. Gelar kedua secara beruntun ini sekaligus mengukuhkan Tim KU-40+ Putra UI sebagai back-to-back champion.

PTN Hoops Fest 2026 berlangsung pada 22–25 Agustus 2026 di GOR Bulungan, Jakarta Selatan. Di kategori KU-40+ Putra, enam tim alumni perguruan tinggi negeri ambil bagian dan terbagi ke dalam dua grup.
UI tergabung di Grup A bersama Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Sementara itu, Grup B dihuni Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Diponegoro (UNDIP). Setelah melewati rangkaian pertandingan, UI dan UNDIP akhirnya bertemu di partai final.

Laga penentuan gelar berlangsung ketat dengan intensitas tinggi. UI bahkan sempat tertinggal pada dua kuarter awal. Meski berada dalam tekanan, tim tetap menjaga ketenangan dan tidak kehilangan keyakinan. Momentum pertandingan perlahan berbalik hingga UI akhirnya menutup laga dengan kemenangan 46-32.
Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena diraih melalui sebuah comeback. Bukan hanya soal mengejar ketertinggalan, tetapi juga tentang bagaimana tim tetap percaya satu sama lain ketika pertandingan belum berjalan sesuai harapan.
Menjadi back-to-back champion bukan hanya soal mengulang kemenangan. Ada konsistensi yang harus dijaga, ekspektasi yang harus dihadapi, dan kepercayaan antarpemain yang terus dibangun. Semua itu terlihat dari cara UI bertahan dalam tekanan dan menyelesaikan turnamen dengan hasil terbaik.
Namun, PTN Hoops Fest bukan hanya tentang skor dan trofi. Mengusung tema “One Basketball, Countless Memories”, turnamen ini menjadi ruang bagi para alumni untuk kembali bertemu, menjaga kebugaran, mempererat silaturahmi, dan menciptakan cerita baru melalui kecintaan yang sama terhadap bola basket.

Bagi Tim KU-40+ Putra UI, kemenangan di GOR Bulungan menjadi bukti bahwa semangat berkompetisi tidak mengenal usia. Pengalaman, disiplin, dan kekompakan menjadi fondasi yang membawa tim kembali berdiri di podium tertinggi.
Satu gelar menunjukkan kemampuan. Dua gelar berturut-turut menunjukkan karakter.
One team. One rhythm. Two titles.

